Erol Iba dan Otavio Dutra dipastikan absen ketika Persebaya IPL menghadapi Semen Padang, Minggu (15/4), setelah hukuman akumulasi kartunya tetap berlaku.
Memang selama dua hari ini, hukuman larangan satu kali tampil bagi kedua pemain sentral di lini pertahanan Green Force itu sempat diragukan. Entah dihapus atau tetap berlaku untuk laga melawan Semen Padang.
Sebab,
laga yang seharusnya menjadi larangan tampil bagi mereka, yakni melawan
PSMS Medan, diundur sampai akhir musim kompetisi nanti.
"Karena
mereka dianggap belum main di laga PSMS Medan lalu, jadi hukuman
akumulasi kartu mereka masih berlaku," papar manajer Persebaya IPL, Saleh Hanifah saat dikonfirmasi Bola.net, Rabu (11/2).
Kini, Pelatih Divaldo Alves akan kembali pada rencananya semula dengan menyiapkan Taufiq atau Mat Halil sebagai kapten. Untuk posisi Dutra, besar kemungkinan Jefri Prasetyo dan bek Timnas U-21, Nurmufid Fastabiqul Khoirot akan dipercaya sebagai penggantinya.
Untuk posisi bek kiri yang ditempati Erol, diperkirakan akan ditempati Edi Gunawan.
Atau bisa juga Halil yang dalam empat partai terakhir diplot jadi
winger, kembali ditarik ke belakang menempati posisi bek kiri tersebut.
"Siapa
pengganti keduanya itu tergantung pelatih. Kita tetap bawa 18 pemain ke
Padang besok (Kamis) dan tentu saja tanpa Erol dan Dutra," imbuh Saleh.
Rabu, 11 April 2012
Laga Ditunda, Program Persebaya Berantakan
Pelatih Persebaya, Divaldo Alves, mengungkapkan
kegelisahannya akibat pembatalan laga antara Persebaya melawan PSMS
Medan, Minggu (8/4/12).Laga Liga Primer Indonesia (IPL)
yang sejatinya bakal digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, itu
batal karena pihak keamanan tidak memberikan izin hingga akhir April.
Atas pembatalan ini, sejumlah jadwal latihan dan target yang disusun pun
berantakan.
Sebelum laga ini digelar, Persebaya berada di tempat kedua di belakang Persibo Bojonegoro. Keduanya hanya berbeda satu angka. Dengan ditundanya laga ini, Persebaya batal memuncaki klasemen.
Justru Semen Padang yang merangsek ke tampuk pimpinan klasemen usai menekuk Persibo 4-2. Kini Semen Padang mengantongi 21 poin, sementara Persibo dan Persebaya masing-masing 20 dan 19 poin.
"Kemarin kita sudah sudah fight untuk naik ke papan atas. Itu adalah kesempatan besar untuk ambil posisi satu di papan. Tapi saya tidak tahu polisi akhirnya tak kasih izin," sesal Divaldo.
Tak hanya perhitungan matematis yang berantakan, Divaldo juga mengungkapkan bahwa program latihan yang disusun untuk mencapai kondisi paling bugar pada saat yang tepat pun akhirnya kacau. Pelatih asal Portugal itu juga mengungkapkan gangguan terhadap mental pemain.
"Tapi kita harus tetap semangat. Karena kita punya grup yang hebat. Ini grup paling hebat di Indonesia. Saya tidak pernah masuk di grup seperti ini," ucapnya lantang. “Untuk itu tadi kita tambah ekstra di latihan, agar tetap balance.”
Sebelumnya, pihak keamanan menolak memberikan izin karena tengah berkonsentrasi mengantisipasi kemungkinan demonstrasi.
Sebelum laga ini digelar, Persebaya berada di tempat kedua di belakang Persibo Bojonegoro. Keduanya hanya berbeda satu angka. Dengan ditundanya laga ini, Persebaya batal memuncaki klasemen.
Justru Semen Padang yang merangsek ke tampuk pimpinan klasemen usai menekuk Persibo 4-2. Kini Semen Padang mengantongi 21 poin, sementara Persibo dan Persebaya masing-masing 20 dan 19 poin.
"Kemarin kita sudah sudah fight untuk naik ke papan atas. Itu adalah kesempatan besar untuk ambil posisi satu di papan. Tapi saya tidak tahu polisi akhirnya tak kasih izin," sesal Divaldo.
Tak hanya perhitungan matematis yang berantakan, Divaldo juga mengungkapkan bahwa program latihan yang disusun untuk mencapai kondisi paling bugar pada saat yang tepat pun akhirnya kacau. Pelatih asal Portugal itu juga mengungkapkan gangguan terhadap mental pemain.
"Tapi kita harus tetap semangat. Karena kita punya grup yang hebat. Ini grup paling hebat di Indonesia. Saya tidak pernah masuk di grup seperti ini," ucapnya lantang. “Untuk itu tadi kita tambah ekstra di latihan, agar tetap balance.”
Sebelumnya, pihak keamanan menolak memberikan izin karena tengah berkonsentrasi mengantisipasi kemungkinan demonstrasi.
Dapat Bye, Keuntungan Persebaya-Persibo
Persebaya Surabaya dan Persibo Bojonegoro mendapat keuntungan dalam
drawing Piala Indonesia. Kedua klub yang bertarung di Indonesian Premier
League (IPL) ini mendapatkan bye sehingga tak bertarung di babak dua
dan langsung ke babak ketiga.
Dari sejumlah klub Jawa Timur yang lolos ke babak dua, hanya Persibo dan Persebaya yang mendapat keuntungan ini. Sedangkan tim IPL lain seperti Arema Indonesia dan Persema Malang harus terlebih dulu berjibaku di babak dua.
Dari tim Divisi Utama, sementara yang meraih tiket ke babak kedua adalah Persik Kediri, Persipro Bondowoso United dan Madiun Putra FC. Diikuti tim lain yakni PSBI Blitar dan Gresik United masih harus menunggu pertandingan yang masih dalam penundaan.
Di babak kedua nanti, bakal terjadi dua derby Jawa Timur. Derby pertama mempertemukan Arema FC kontra Persipro Bondowoso United yang rencananya leg pertama digelar 14 April. Sedangkan Persema Malang bakal bentrok dengan pemenang antara Gresik United-PSBI Blitar.
Khusus Persebaya, di babak ketiga nanti bakal menghadapi lawan yang relatif ringan, yakni pemenang antara Persikab Bandung vs PSLS Lhokseumawe. Sementara Persibo agak berat karena bisa saja bertemu sesama tim IPL, yakni Persema Malang.
“Keuntungan mendapat bye adalah kami lebih ringan terkait jadwal pertandingan karena tidak bertanding di babak kedua. Jika harus bertanding di babak kedua, Persibo akan lebih berat karena pada April harus melakoni tiga partai away di IPL,” ujar Nur Yahya, manajer Persibo.
Persibo sendiri belum begitu bergairah di Piala Indonesia karena sama sekali belum bertanding. Sistem di Piala Indonesia memang mendahulukan tim Divisi Utama yang bertarung di babak pertama. Tim IPL baru start di babak kedua.
Pantas jika Persibo sendiri belum begitu memikirkan laga ini karena karena lebih memilih terkonsentrasi ke IPL. Sedangkan untuk Persebaya, sudah bertekad untuk konsentrasi penuh di Piala Indonesia. Manajer Persebaya Saleh Hanifah mengatakan timnya bakal tetap serius di mana pun berlaga.
Persebaya, menurutnya masih mempunyai potensi untuk menggapai hasil maksimal di IPL maupun Piala Indonesia. Dengan begitu pihaknya tidak mau tanggung-tanggung saat tampil di dua kompetisi tersebut. Apalagi Persebaya disebutnya mempunyai kesempatan bagus.
“Kami mendapat tiket langsung ke babak ketiga adalah kesempatan bagus untuk mendapat hasil maksimal di Piala Indonesia. Saya rasa semua elemen tim juga sepakat kami haus memanfaatkan kesempatan yang ada, baik di IPL maupun Piala Indonesia,” tutur Saleh.
Namun ia ingin tim tetap memprioritaskan IPL karena sejauh ini Persebaya juga belum berjibaku di Piala Indonesia. “Karena sekarang yang bergulir IPL, maka konsentrasi ke IPL dulu. Nanti baru kami pikirkan bagaimana kans di Piala Indonesia,” cetus Saleh.
Dari sejumlah klub Jawa Timur yang lolos ke babak dua, hanya Persibo dan Persebaya yang mendapat keuntungan ini. Sedangkan tim IPL lain seperti Arema Indonesia dan Persema Malang harus terlebih dulu berjibaku di babak dua.
Dari tim Divisi Utama, sementara yang meraih tiket ke babak kedua adalah Persik Kediri, Persipro Bondowoso United dan Madiun Putra FC. Diikuti tim lain yakni PSBI Blitar dan Gresik United masih harus menunggu pertandingan yang masih dalam penundaan.
Di babak kedua nanti, bakal terjadi dua derby Jawa Timur. Derby pertama mempertemukan Arema FC kontra Persipro Bondowoso United yang rencananya leg pertama digelar 14 April. Sedangkan Persema Malang bakal bentrok dengan pemenang antara Gresik United-PSBI Blitar.
Khusus Persebaya, di babak ketiga nanti bakal menghadapi lawan yang relatif ringan, yakni pemenang antara Persikab Bandung vs PSLS Lhokseumawe. Sementara Persibo agak berat karena bisa saja bertemu sesama tim IPL, yakni Persema Malang.
“Keuntungan mendapat bye adalah kami lebih ringan terkait jadwal pertandingan karena tidak bertanding di babak kedua. Jika harus bertanding di babak kedua, Persibo akan lebih berat karena pada April harus melakoni tiga partai away di IPL,” ujar Nur Yahya, manajer Persibo.
Persibo sendiri belum begitu bergairah di Piala Indonesia karena sama sekali belum bertanding. Sistem di Piala Indonesia memang mendahulukan tim Divisi Utama yang bertarung di babak pertama. Tim IPL baru start di babak kedua.
Pantas jika Persibo sendiri belum begitu memikirkan laga ini karena karena lebih memilih terkonsentrasi ke IPL. Sedangkan untuk Persebaya, sudah bertekad untuk konsentrasi penuh di Piala Indonesia. Manajer Persebaya Saleh Hanifah mengatakan timnya bakal tetap serius di mana pun berlaga.
Persebaya, menurutnya masih mempunyai potensi untuk menggapai hasil maksimal di IPL maupun Piala Indonesia. Dengan begitu pihaknya tidak mau tanggung-tanggung saat tampil di dua kompetisi tersebut. Apalagi Persebaya disebutnya mempunyai kesempatan bagus.
“Kami mendapat tiket langsung ke babak ketiga adalah kesempatan bagus untuk mendapat hasil maksimal di Piala Indonesia. Saya rasa semua elemen tim juga sepakat kami haus memanfaatkan kesempatan yang ada, baik di IPL maupun Piala Indonesia,” tutur Saleh.
Namun ia ingin tim tetap memprioritaskan IPL karena sejauh ini Persebaya juga belum berjibaku di Piala Indonesia. “Karena sekarang yang bergulir IPL, maka konsentrasi ke IPL dulu. Nanti baru kami pikirkan bagaimana kans di Piala Indonesia,” cetus Saleh.
Motivasi Persebaya IPL ke Padang Terganggu
Penundaan laga menjamu PSMS Medan, ternyata masih disesali Persebaya IPL. Menurut Pelatih Divaldo Alves, hal itu memengaruhi motivasi timnya.
Kerugian akibat ditundanya laga yang seharusnya digelar Minggu (08/4) tersebut tak hanya secara finansial, namun juga dalam persiapan melawan Semen Padang nanti.
Bukan saja dari segi fisik, psikis pemain Bajul Ijo juga diakui pelatih asal Portugal itu sedikit terpengaruhi. Sebab, mereka kehilangan laga kandang yang sebenarnya merupakan modal mereka untuk meladeni Semen Padang.
"Batalnya kemarin itu jelas mempengaruhi bagi kami. Fisik sedikit terganggu, karena mereka sudah terbiasa rutin ada pertandingan per minggu dan kemarin batal. Tapi saya sudah membenahi itu di dua latihan ini, biar balance lagi," terang Divaldo pada Bola.net.
Ia melanjutkan, "Terus, mental anak-anak juga sedikit terganggu. Sebab kita tidak jadi menggelar laga kandang. Jika saja pertandingan kemarin jadi digelar dan kami menang, maka kami sekarang ada di atas klasemen karena Persiba kalah sama Semen Padang kemarin."
Masih menurut Divaldo, sebuah tim yang berada di puncak klasemen pasti memiliki motivasi yang lebih jika melakoni sebuah laga away. "Kini motivasi kita memang berubah lagi dan saya tekankan pada anak-anak, di Padang nanti kita main seperti laga kandang sebagai ganti pertandingan kemarin," ujarnya.
"Kita memang harus realistis dan memahami dengan ijin dari kepolisian tersebut. Saya yakin sinergi tim pelatih, manajemen, pemain dan Bonek membuat kami bisa melewati ini semua. Kami adalah grup yang solid," tandas mantan pelatih Persijap Jepara ini.
Kerugian akibat ditundanya laga yang seharusnya digelar Minggu (08/4) tersebut tak hanya secara finansial, namun juga dalam persiapan melawan Semen Padang nanti.
Bukan saja dari segi fisik, psikis pemain Bajul Ijo juga diakui pelatih asal Portugal itu sedikit terpengaruhi. Sebab, mereka kehilangan laga kandang yang sebenarnya merupakan modal mereka untuk meladeni Semen Padang.
"Batalnya kemarin itu jelas mempengaruhi bagi kami. Fisik sedikit terganggu, karena mereka sudah terbiasa rutin ada pertandingan per minggu dan kemarin batal. Tapi saya sudah membenahi itu di dua latihan ini, biar balance lagi," terang Divaldo pada Bola.net.
Ia melanjutkan, "Terus, mental anak-anak juga sedikit terganggu. Sebab kita tidak jadi menggelar laga kandang. Jika saja pertandingan kemarin jadi digelar dan kami menang, maka kami sekarang ada di atas klasemen karena Persiba kalah sama Semen Padang kemarin."
Masih menurut Divaldo, sebuah tim yang berada di puncak klasemen pasti memiliki motivasi yang lebih jika melakoni sebuah laga away. "Kini motivasi kita memang berubah lagi dan saya tekankan pada anak-anak, di Padang nanti kita main seperti laga kandang sebagai ganti pertandingan kemarin," ujarnya.
"Kita memang harus realistis dan memahami dengan ijin dari kepolisian tersebut. Saya yakin sinergi tim pelatih, manajemen, pemain dan Bonek membuat kami bisa melewati ini semua. Kami adalah grup yang solid," tandas mantan pelatih Persijap Jepara ini.
Persebaya Kecewa Gagal Berlaga
Persebaya harus memendam ambisinya memuncaki
klasemen sementara Indonesian Premier League (IPL). Kesempatan itu
sejatinya terbuka lebar bila Bajul Ijo memenangi laga melawan PSMS
Medan yang sedianya berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya,
Minggu, 8 April.
Tapi karena pertandingan itu dibatalkan dengan alasan tidak mendapat izin kepolisian, peluang Persebaya menambah tiga poin pun tertunda. Persebaya saat ini menghuni peringkat tiga klasemen IPL dengan poin 19, di bawah Persibo yang berada di posisi kedua dengan selisih satu poin.
Puncak klasemen saat ini dikuasai Semen Padang dengan poin 21, setelah mereka menaklukkan Persibo 4-2 pada pertandingan terakhir di Stadion Sultan Agung, Bantul.
"Kemarin kita sudah sudah fight untuk naik ke papan atas. Itu adalah kesempatan besar untuk ambil posisi satu di papan. Tapi saya tidak tahu polisi akhirnya tidak kasih izin," sesal Divaldo Alves, pelatih Persebaya, Selasa, 10 April seperti dikutip pada situs resmi IPL.
Selain gagal ke puncak klasemen, pembatalan pertandingan lawan PSMS juga berimbas ke fisik dan psikis pemain. Untuk psikis, Divaldo mengaku masih ada pemain yang sedih dengan pembatalan tersebut.
Pelatih asal Portugal itu juga masih belum 100 persen rela terhadap pembatalan tersebut. "Tetapi kita harus tetap semangat, karena kita punya tim yang hebat," tegas pelatih asal Portugal itu.
Pengaruh juga terjadi pada kondisi fisik pemain. Sebelum pertandingan, pemain dalam kondisi bugar dan top perform. Tetapi dengan pembatalan laga, fisik Erol Iba dan kawan-kawan sedikit menurun. "Untuk itu tadi kita tambah ekstra di latihan, agar tetap balance," terang Divaldo.
Tapi karena pertandingan itu dibatalkan dengan alasan tidak mendapat izin kepolisian, peluang Persebaya menambah tiga poin pun tertunda. Persebaya saat ini menghuni peringkat tiga klasemen IPL dengan poin 19, di bawah Persibo yang berada di posisi kedua dengan selisih satu poin.
Puncak klasemen saat ini dikuasai Semen Padang dengan poin 21, setelah mereka menaklukkan Persibo 4-2 pada pertandingan terakhir di Stadion Sultan Agung, Bantul.
"Kemarin kita sudah sudah fight untuk naik ke papan atas. Itu adalah kesempatan besar untuk ambil posisi satu di papan. Tapi saya tidak tahu polisi akhirnya tidak kasih izin," sesal Divaldo Alves, pelatih Persebaya, Selasa, 10 April seperti dikutip pada situs resmi IPL.
Selain gagal ke puncak klasemen, pembatalan pertandingan lawan PSMS juga berimbas ke fisik dan psikis pemain. Untuk psikis, Divaldo mengaku masih ada pemain yang sedih dengan pembatalan tersebut.
Pelatih asal Portugal itu juga masih belum 100 persen rela terhadap pembatalan tersebut. "Tetapi kita harus tetap semangat, karena kita punya tim yang hebat," tegas pelatih asal Portugal itu.
Pengaruh juga terjadi pada kondisi fisik pemain. Sebelum pertandingan, pemain dalam kondisi bugar dan top perform. Tetapi dengan pembatalan laga, fisik Erol Iba dan kawan-kawan sedikit menurun. "Untuk itu tadi kita tambah ekstra di latihan, agar tetap balance," terang Divaldo.
Liverpool Jajal Persebaya, 12 Mei
Persebaya Surabaya kembali mendapat kesempatan melakukan uji coba
internasional, yang tidak didapat peserta Liga Prima Indonesia (LPI)
lainnya. Tim berjuluk Bajul Ijo ini, akan menantang klub Liga Primersip
Inggris, Liverpool di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, 12 Mei
2012 nanti."Perwakilan dari Liverpool telah melakukan survey ke Stadion GBT," kata Surahman, media officer Persebaya, Selasa (10/4/2012).
Hanya saja, Surahman mengatakan, pihak Liverpool belum memberi konfirmasi apakah Liverpool akan mengirimkan tim utamanya atau skud lain The Red.
Pada 2012 ini, Persebaya sudah dua kali melakukan uji coba internasional, yaitu melawan Kelantan FA dan Negeri Sembilan keduanya klub sepak bola dari Malaysia.
Hanya saja, Surahman mengatakan, pihak Liverpool belum memberi konfirmasi apakah Liverpool akan mengirimkan tim utamanya atau skud lain The Red.
Pada 2012 ini, Persebaya sudah dua kali melakukan uji coba internasional, yaitu melawan Kelantan FA dan Negeri Sembilan keduanya klub sepak bola dari Malaysia.
Divaldo Alves Benarkan Jadwal Persebaya-Liverpool
Meski belum ada rilis resmi dari PSSI dan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) mengenai kedatangan Liverpool Mei nanti, namun Persebaya IPL mengaku sudah mengetahui hal itu.
Berdasarkan rilisan jadwal resmi LPIS, The Reds akan dua kali melakukan partai uji coba di Indonesia. Yang pertama melawan Indonesian All Star pada 9 Mei di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta dan melawan Persebaya pada tanggal 12 Mei di Gelora Bung Tomo Surabaya.
"Ya, benar. Manajemen sudah beri tahu saya kalau Liverpool akan melawan kita nanti. Tapi jadi tidaknya belum tahu, itu kan tergantung PSSI," terang Pelatih Persebaya, Divaldo Alves usai latihan tadi pagi di Gelora 10 Nopember, Selasa (10/4).
Meski begitu, Divaldo mengaku belum tahu apakah Green Force akan melawan tim utama, cadangan atau tim Legend dari Liverpool.
"Kalau tim utama jelas tidak mungkin karena kompetisi mereka belum selesai. Kalau tanggal 12 nanti mungkin tim reserve yang ke sini. Tapi itu mungkin ya," tegasnya.
"Yang saya tahu saat ini kita akan lawan Liverpool tanggal 12 Mei. Itu saja," tandas pria asal Portugal ini.
Berdasarkan rilisan jadwal resmi LPIS, The Reds akan dua kali melakukan partai uji coba di Indonesia. Yang pertama melawan Indonesian All Star pada 9 Mei di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta dan melawan Persebaya pada tanggal 12 Mei di Gelora Bung Tomo Surabaya.
"Ya, benar. Manajemen sudah beri tahu saya kalau Liverpool akan melawan kita nanti. Tapi jadi tidaknya belum tahu, itu kan tergantung PSSI," terang Pelatih Persebaya, Divaldo Alves usai latihan tadi pagi di Gelora 10 Nopember, Selasa (10/4).
Meski begitu, Divaldo mengaku belum tahu apakah Green Force akan melawan tim utama, cadangan atau tim Legend dari Liverpool.
"Kalau tim utama jelas tidak mungkin karena kompetisi mereka belum selesai. Kalau tanggal 12 nanti mungkin tim reserve yang ke sini. Tapi itu mungkin ya," tegasnya.
"Yang saya tahu saat ini kita akan lawan Liverpool tanggal 12 Mei. Itu saja," tandas pria asal Portugal ini.
Langganan:
Postingan (Atom)



