Perlahan
tapi pasti, Persebaya mulai menemukan permainan terbaiknya. Dengan
komposisi sudah komplet, Bajul Ijo berharap bisa menjinakkan Macan
Kemayoran untuk kedua kalinya. Kedua tim akan bersua di Stadion Gelora
10 Nopember, Minggu (3/5/2012) besok sore. Tanpa ragu, tuan rumah yakin
bisa mengemas tiga angka dan mendongkrak peringkat mereka ke lima besar.
Setelah terpuruk di tiga pertandingan away, pelan tapi pasti
Persebaya mulai bangkit. Bontang FC mereka taklukkan dengan skor tipis
1-0. Selanjutnya, tim papan atas Malaysia Super League (MSL), Negeri
Sembilan FA diganjar dengan skor telak 4-1. Kembali ke pentas Indonesian
Premier League (IPL), Persebaya menundukkan saudara muda mereka,
Persibo dengan kedudukan 2-0.
Terakhir, Bajul Ijo melumat tim Divisi Utama, PSLS dengan skor telak
3-0 dalam ajang Piala Indonesia 2011. Nah, untuk pertandingan besok,
tiga poin menjadi bidikan utama anak asuh Divaldo Alves. "Terus terang
saja posisi kita jauh di bawah. Pelan tapi pasti kita harus merangkak ke
atas. Mudah-mudahan tren ini terus menaik," tegas manajer Persebaya,
Saleh Hanifah, Sabtu (3/6/2012).
Mengenai kondisi pemain, Persebaya diuntungkan karena strategi rotasi
saat bertemu PSLS berhasil. Meski memainkan tujuh pemain cadangan,
Persebaya bisa unggul telak 3-0. Saat itu, Divaldo hanya memainkan empat
pemain inti, yakni Yusuf Hamzah, Otavio Dutra, Walter Brizuela dan
Jusmadi. Sedangkan, tiga pemain inti lainnya dimasukkan sebagai
pengganti di babak kedua.
Bek yang menikmati posisi anyar sebagai striker, Mat Halil hanya main
32 menit, gelandang yang baru pulang memlela Tim Nasional (Timnas)
Indonesia, Taufiq main 21 menit. Sementara top skor Persebaya saat ini,
Fernando Soler main 15 menit. Sementara pemain lain, seperti Andik
Vermansyah, Erol Iba, Mario Karlovic serta kiper Endra Prasetya
menyaksikan teman-temannya dari tribun penonton.
"Untuk kondisi fisik saya kira tidak masalah. Tapi memang coach
Divaldo kembali harus memutar otak untuk menjaga stamina pemain tetap
bugar," timpal Media Relation Persebaya, Ram Surahman. Itu karena, Rabu
(6/6/20120 nanti, mereka away ke Kediri menghadapi Persik dalam babak
perempatfinal Piala Indonesia.
Persebaya punya modal berharga. Sebab pada pertemuan pertama, Bajul
Ijo menjungkalkan Persija dengan skor 2-0. Dalam pertandingan yang
dihelat di Stadion Sultan Agung, Bantul, 16 Januari lalu, gol-gol
Persebaya disumbangkan striker asal Australia, Andrew Barisic. Barisic
sendiri saat ini sudah hijrah ke Arema Indonesia.
Menurut catatan statistik, dari total enam pertemuan, Persebaya hanya
dua kali menang, sekali imbang dan tiga kali kalah. Saat bertindak
sebagai tuan rumah, Bajul Ijo sekali menang dan sekali kalah. Jika besok
Persebaya, mereka punya kans untuk naik tiga strip ke posisi tiga.
Dengan catatan Persema kalah atas tuan rumah Bontang FC dan Persiraja
takluk atas Arema. Jika Persema dan Persiraja, maka Bajul Ijo harus puas
di peringkat lima.
Untuk laga besok, posisi penjaga gawang kemungkinan kembali ke tangan
Endra Prasetya. Kuartet lini belakang masih dipercayakan pada Erol Iba
(C), Yusuf Hamzah, Otavio Dutra dan Jefri Prasetyo. Tiga gelandang di
tengah adalah, Taufiq, Walter Brizuela dan Mario Karlovic. Untuk lini
depan, Divaldo memasang tridente, Fernando Soler, Mat Halil dan Andik
Vermansyah.
Jumat, 01 Juni 2012
Jadwal 8 Besar Piala Indonesia 2012
Leg pertama babak delapan besar Piala
Indonesian (PI) serentak digelar Rabu (6/6) mendatang. Sebanyak tujuh
tim telah memastikan lolos ke fase ini, kecuali Persiba Bantul dan
Perseman Manokwari yang masih berebut satu slot tersisa.
Persiba menang 2-0 pada leg pertama
babak 16 besar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (9/5) silam. Leg
kedua sekaligus penentuan siapa yang lolos ke babak selanjutnya baru
digelar Minggu (3/6) nanti di Manokwari.
Sementara itu, Persik Kediri, Semen
Padang FC, PPSM Magelang, dan Persibo akan menjadi tuan rumah lebih dulu
di babak delapan besar. Persik, yang menyingkirkan PSIS di babak 16
besar, menjamu Persebaya di Stadion Brawijaya, Kediri.
Persebaya lolos ke perempatfinal setelah
mengalahkan PSLS Lhokseumawe dalam leg kedua babak 16 besar di Stadion
Gelora 10 Nopember, Surabaya, Rabu (30/5) sore. Bajul Ijo menang 3-0.
Dengan begitu, Erol Iba dan kawan-kawan menang agregat 4-1 karena pada
pertemuan pertama bermain seri 1-1.
Bentrok sesama tim Jatim juga terjadi
antara Persibo dan Arema. Persibo menyisihkan Persema setelah dalam
pertandingan kedua di Bojonegoro menang 3-1, sedangkan Arema memaksa PSM
Makassar angkat koper lebih awal. Dua kali pertemuan Arema vs PSM
menghasilkan skor 2-2, tapi tim kebanggaan Aremania itu unggul gol
tandang.
“Klub tuan rumah dimohon segera
berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait sehingga pertandingan delapan
besar dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” akta Head of Competition
PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) Hendriyana, Jumat (1/6). (*)
Rabu (6/6) : Persik vs Persebaya (Leg 1)
Rabu (13/6) : Persebaya vs Persik (Leg 2)
Rabu (6/6) : Semen Padang vs PSMS (Leg 1)
Rabu (13/6) : PSMS vs Semen Padang (Leg 2)
Rabu (6/6) : PPSM vs Persiba/Perseman (Leg 1)
Rabu (13/6) : Persiba/Perseman vs PPSM (Leg 2)
Rabu (6/6) : Persibo vs Arema (Leg 1)
Rabu (13/6) : Arema vs Persibo (Leg 2)
Ini Alasan PSSI Pilih Surabaya Untuk Piala Asia U-22
PSSI menegaskan bahwa Surabaya lebih dipilih menjadi tempat digelarnya
babak kualifikasi Grup E untuk Piala Asia U-22 2013 karena fasilitas di
Kota Pahlawan itu lebih mendukung ketimbang kota-kota lain.
Besar kemungkinan Pekanbaru batal menjadi tuan rumah untuk pertandingan Andik Vermansyah cs dalam menghadapi Australia, Jepang, Macau, Timor Leste dan Singapura tersebut. Dugaan kasus korupsi pembangunan Stadion Utama Riau membuat PSSI mulai berpikir ulang untuk menggelarnya di sana.
Surabaya lebih dipilih ketimbang kota-kota besar lainnya seperti Jakarta, Solo, Palembang atau pun Malang karena mereka memiliki dua stadion yang dianggap cukup memenuhi syarat, yakni Gelora Bung Tomo dan Gelora 10 Nopember Tambaksari (G10N). Jika G10N tidak memenuhi syarat, maka Gelora Delta Sidoarjo dijadikan cadangan mengingat lokasinya juga cukup dekat dari Surabaya.
"Syarat utamanya adalah kota yang punya dua stadion. Surabaya punya sini dan Gelora Bung Tomo. Prasarana di Surabaya juga cukup mendukung untuk menggelar even internasional," ujar Deputi Kompetisi PSSI, Saleh Ismail Mukadar pada Bola.net saat inspeksi G10N, Selasa (29/5).
"Jakarta tidak bisa karena hanya satu stadion saja. Malang sebenarnya masuk karena ada dua stadion, tapi Surabaya fasilitasnya lebih mendukung daripada Malang."
Pada kesempatan yang sama, Sekjen PSSI, Tri Goestoro, menegaskan bahwa hanya Surabaya saja yang menjadi pilihan mereka untuk menggantikan Pekanbaru. "Tidak ada kota lain. Surabaya saja. Tapi ini tetap menunggu keputusan AFC nanti," pungkasnya.
Besar kemungkinan Pekanbaru batal menjadi tuan rumah untuk pertandingan Andik Vermansyah cs dalam menghadapi Australia, Jepang, Macau, Timor Leste dan Singapura tersebut. Dugaan kasus korupsi pembangunan Stadion Utama Riau membuat PSSI mulai berpikir ulang untuk menggelarnya di sana.
Surabaya lebih dipilih ketimbang kota-kota besar lainnya seperti Jakarta, Solo, Palembang atau pun Malang karena mereka memiliki dua stadion yang dianggap cukup memenuhi syarat, yakni Gelora Bung Tomo dan Gelora 10 Nopember Tambaksari (G10N). Jika G10N tidak memenuhi syarat, maka Gelora Delta Sidoarjo dijadikan cadangan mengingat lokasinya juga cukup dekat dari Surabaya.
"Syarat utamanya adalah kota yang punya dua stadion. Surabaya punya sini dan Gelora Bung Tomo. Prasarana di Surabaya juga cukup mendukung untuk menggelar even internasional," ujar Deputi Kompetisi PSSI, Saleh Ismail Mukadar pada Bola.net saat inspeksi G10N, Selasa (29/5).
"Jakarta tidak bisa karena hanya satu stadion saja. Malang sebenarnya masuk karena ada dua stadion, tapi Surabaya fasilitasnya lebih mendukung daripada Malang."
Pada kesempatan yang sama, Sekjen PSSI, Tri Goestoro, menegaskan bahwa hanya Surabaya saja yang menjadi pilihan mereka untuk menggantikan Pekanbaru. "Tidak ada kota lain. Surabaya saja. Tapi ini tetap menunggu keputusan AFC nanti," pungkasnya.
Persebaya Belum Ijinkan Andik Gabung Timnas U-22
Persebaya Surabaya rupa-rupanya masih enggan untuk melepas Andik Vermansyah kembali ke Training Center (TC) Timnas U-22. Sang bintang akan bertahan dulu bersama timnya untuk waktu yang lebih lama lagi.
Striker berusia 21 tahun itu masih saja terlihat di latihan Persebaya pagi tadi (01/6). Padahal, ia sudah diminta Aji Santoso untuk kembali ke Yogyakarta pada Senin lalu (28/5). Kepada Bola.net Andik juga sempat mengutarakan kalau ia masih capek untuk kembali ke TC Timnas usai ikut turun membela Bajul Ijo lawan Persibo Bojonegoro.
Tahu Andik kelelahan, Pelatih Divaldo Alves juga sempat mengistirahatkannya kala Persebaya menang 3-0 atas PSLS Lhokseumawe di ajang Piala Indonesia Rabu kemarin.
Sang striker mungil ini masih dibutuhkan tenaganya untuk pertandingan menjamu Persija Jakarta (03/6) dan away ke Persik Kediri dalam babak perempat final Piala Indonesia tiga hari kemudian. Usai dua laga tersebutlah, Persebaya berani melepas Andik ke TC Timnas.
"Andik masih akan lama bersama kami," tegas Divaldo pagi tadi. "Kami masih butuh tenaga dia, pemain Semen Padang juga begitu, Timnas juga memakluminya."
Meski harus bersama Persebaya lebih lama, Andik tak lantas berleha-leha. Meski Green Force sudah usai latihan, ia tetap menambah porsi latihannya. Kapten Timnas U-21 ini terlihat terus mengasah kemampuannya mengeksekusi bola mati. Di tubuh Timnas U-21 lalu, ia memang kerap menjadi eksekutor set piece.
Striker berusia 21 tahun itu masih saja terlihat di latihan Persebaya pagi tadi (01/6). Padahal, ia sudah diminta Aji Santoso untuk kembali ke Yogyakarta pada Senin lalu (28/5). Kepada Bola.net Andik juga sempat mengutarakan kalau ia masih capek untuk kembali ke TC Timnas usai ikut turun membela Bajul Ijo lawan Persibo Bojonegoro.
Tahu Andik kelelahan, Pelatih Divaldo Alves juga sempat mengistirahatkannya kala Persebaya menang 3-0 atas PSLS Lhokseumawe di ajang Piala Indonesia Rabu kemarin.
Sang striker mungil ini masih dibutuhkan tenaganya untuk pertandingan menjamu Persija Jakarta (03/6) dan away ke Persik Kediri dalam babak perempat final Piala Indonesia tiga hari kemudian. Usai dua laga tersebutlah, Persebaya berani melepas Andik ke TC Timnas.
"Andik masih akan lama bersama kami," tegas Divaldo pagi tadi. "Kami masih butuh tenaga dia, pemain Semen Padang juga begitu, Timnas juga memakluminya."
Meski harus bersama Persebaya lebih lama, Andik tak lantas berleha-leha. Meski Green Force sudah usai latihan, ia tetap menambah porsi latihannya. Kapten Timnas U-21 ini terlihat terus mengasah kemampuannya mengeksekusi bola mati. Di tubuh Timnas U-21 lalu, ia memang kerap menjadi eksekutor set piece.
Persebaya Vs Persija Tetap Tanggal 3 Juni
Persija
mestinya melakoni lawa away Indonesian Premier League (IPL) melawan
Persebaya di Stadion Gelora 10 Nopember, Surabaya, Minggu (3/6) sore.
Namun mereka meminta pertandingan tersebut diundur karena ada empat
pemain yang dipanggil timnas, yakni Hendra Bayauw, Saiful Indra Cahya,
Hamdi Ramdhan, dan Diego Michiels.
Keempatnya diminta memperkuat Timnas Indonesia dalam tanding persahabatan melawan Filipina, 5 Juni mendatang. Bagi Indonesia, pertandingan itu sangat penting karena untuk memperbaiki peringkat di FIFA. Saat ini Indonesia berada di peringkat 151, sementara Filipina di posisi 148.
"Kehilangan empat pemain itu sangat berpengaruh pada kekuatan tim. Makanya kami meminta agar pertandingan melawan Persebaya bisa dijadwal ulang," kata Media Officer Persija Amira Kareem, seperti dirilis PT LPIS, Kamis (31/5/2012).
Persija yang berada di peringkat delapan klasemen sementara IPL saat ini terus mematangkan persiapan sebelum meladeni Bajul Ijo -julukan Persebaya. "Kita terus latihan seperti biasa," lanjut Amira. Laga melawan Persebaya dinilai berat karena tim asal Kota Surabaya itu main di depan Bonek yang dikenal fanatik dalam memberikan dukungan.
Namun keinginan Persija agar pertandingan itu ditunda tidak dikabulkan oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Pasalnya, permohonan yang diajukan Persija terlalu dekat dengan hari pertandingan, panpel Persebaya sudah melakukan persiapan, dan jadwal Persebaya hingga Juli mendatang sudah sangat padat.
"Lagian jadwal pertandingan Persebaya melawan Persija itu sebelumnya sudah diubah. Karena itu kami minta Persija tetap berkomitmen menjalani pertandingan sesuai jadwal," kata Head of Competition LPIS, Hendriyana.
Keempatnya diminta memperkuat Timnas Indonesia dalam tanding persahabatan melawan Filipina, 5 Juni mendatang. Bagi Indonesia, pertandingan itu sangat penting karena untuk memperbaiki peringkat di FIFA. Saat ini Indonesia berada di peringkat 151, sementara Filipina di posisi 148.
"Kehilangan empat pemain itu sangat berpengaruh pada kekuatan tim. Makanya kami meminta agar pertandingan melawan Persebaya bisa dijadwal ulang," kata Media Officer Persija Amira Kareem, seperti dirilis PT LPIS, Kamis (31/5/2012).
Persija yang berada di peringkat delapan klasemen sementara IPL saat ini terus mematangkan persiapan sebelum meladeni Bajul Ijo -julukan Persebaya. "Kita terus latihan seperti biasa," lanjut Amira. Laga melawan Persebaya dinilai berat karena tim asal Kota Surabaya itu main di depan Bonek yang dikenal fanatik dalam memberikan dukungan.
Namun keinginan Persija agar pertandingan itu ditunda tidak dikabulkan oleh PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Pasalnya, permohonan yang diajukan Persija terlalu dekat dengan hari pertandingan, panpel Persebaya sudah melakukan persiapan, dan jadwal Persebaya hingga Juli mendatang sudah sangat padat.
"Lagian jadwal pertandingan Persebaya melawan Persija itu sebelumnya sudah diubah. Karena itu kami minta Persija tetap berkomitmen menjalani pertandingan sesuai jadwal," kata Head of Competition LPIS, Hendriyana.
Gol Andik untuk Jawab Kritik
Gol
perdana Andik Vermansyah di gawang Persibo, Minggu (27/5/2012) sore, ia
persembahkan untuk menjawab kritik yang menyebutnya mandul. Maklum,
sejak Indonesian Premier League (IPL) bergulir, baru di pertandingan
lawan Persibo, Andik cetak gol.
Kepada wartawan, Andik menyebut gol ini untuk menjawab kritik yang menyebutnya mandul. "Gol ini buat yang mengkritik aku karena nggak bisa cetak gol," ucap Andik kepada wartawan.
Diberitakan, Andik mencetak gol di menit ke-36 melalui Andik Vermansyah. Berawal crossing Halil yang tak dapat ditangkap sempurna kiper Fauzi, bola liar langsung disambar Andik. Ini adalah gol perdana Andik selama membela Persebaya di IPL musim ini
"Harapannya bisa terus cetak gol seterusnya," imbuh punggawa Tim Nasional (Timnas) U-23 ini.
Andik mengaku, semenjak mendapat kritik, ia menjadi grogi ketika berada di depan gawang lawan. "Terus terang, semenjak dikritik ngak cetak gol, kalau di depan gawang mental ku kurang," akunya.
Kepada wartawan, Andik menyebut gol ini untuk menjawab kritik yang menyebutnya mandul. "Gol ini buat yang mengkritik aku karena nggak bisa cetak gol," ucap Andik kepada wartawan.
Diberitakan, Andik mencetak gol di menit ke-36 melalui Andik Vermansyah. Berawal crossing Halil yang tak dapat ditangkap sempurna kiper Fauzi, bola liar langsung disambar Andik. Ini adalah gol perdana Andik selama membela Persebaya di IPL musim ini
"Harapannya bisa terus cetak gol seterusnya," imbuh punggawa Tim Nasional (Timnas) U-23 ini.
Andik mengaku, semenjak mendapat kritik, ia menjadi grogi ketika berada di depan gawang lawan. "Terus terang, semenjak dikritik ngak cetak gol, kalau di depan gawang mental ku kurang," akunya.
Persik Tantang Persebaya di Perempat Final Piala Indonesia
Persik Kediri akhirnya akan menjalani
partai Derby Jatim untuk pertama kalinya musim ini. Kepastian itu
didapat Setelah Persebaya Surabaya akhirnya yang akan menjadi lawan
Persik Kediri di partai delapan Besar Piala Indonesia 2012, yang menurut
rencana leg pertama akan digelar pada tanggal 6 Juni 2012 mendatang.
Persebaya menyusul Persik untuk lolos ke
babak delapan besar setelah berhasil menyingkirkan PSLS dengan Agregat
4-1. “lawan akan semakin berat dari sebelumnya”, kata CEO Persik Kediri,
Sunardi. Pertandingan Persik melawan Persebaya itu akan menjadi Derby
jatim pertama yang dirasakan Persik musim ini, Sebab sebelumnya baik
diajang Divisi Utama maupun Piala Indonesia Macan Putih tak pernah
bersua dengan tim asal Jawa Timur.
Di Divsi Utama , Semua lawan Persik
berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan. Sedangkan Di Piala
Indonesia, persik berhasil menyingkirkan 3 wakil Jawa tengah yaitu PSCS
Cilacap, Persijap Jepara, dan terakhir PSIS Semarang.
Derby lawan Persebaya ini dipastikan
akan “panas” sebab partai ini merupakan partai penuh gengsi untuk
mendapatkan gelar yang terbaik. Disisi Suporter kedua kesebelasan ini
juga memiliki ribuan suporter setia yaitu Persik Mania dan Bonek.
Langganan:
Postingan (Atom)


